Pengertian, Sejarah, dan Jenis Pembuatan animasi 3D

 Pengertian Animasi 3D

Animasi 3D adalah pengembangan dari teknologi yang digunakan dalam animasi 2 dimensi. Animasi 3D adalah proses pembuatan gambar bergerak atau pergerakan objek yang terlihat nyata dan tiga dimensi (3D) melalui penggunaan perangkat lunak komputer. Dalam animasi 3D, objek dan lingkungan dibuat menggunakan model tiga dimensi yang kemudian dianimasikan untuk menciptakan ilusi gerakan dan kedalaman.

Proses pembuatan animasi 3D dimulai dengan pembuatan model tiga dimensi dari objek atau karakter menggunakan perangkat lunak pemodelan 3D. Model ini dibentuk dari beberapa poligon atau objek geometris yang memiliki struktur dan tekstur yang sesuai. Setelah model 3D selesai dibuat, animator mengatur pose, pergerakan, dan ekspresi karakter menggunakan perangkat lunak animasi.

Selanjutnya, proses rendering digunakan untuk menghasilkan gambar bergerak yang realistis dengan menggabungkan model 3D, pencahayaan, material, tekstur, dan efek lainnya. Rendering adalah proses mengubah model 3D menjadi gambar atau video yang akhirnya akan dilihat oleh penonton.

Animasi 3D digunakan dalam berbagai industri seperti film, televisi, permainan komputer, simulasi, iklan, dan banyak lagi. Keuntungan utama animasi 3D adalah kemampuannya untuk menciptakan dunia virtual yang menyerupai realitas dengan detail yang tinggi. Ini memberikan kebebasan kreatif yang besar bagi animator dan membuat pengalaman visual yang menarik bagi penonton.

Sejarah Singkat Animasi 3D

Sebenarnya, cikal bakal teknologi ini adalah dari penggunakan boneka kayu yang dipahat dan dimainkan menggunakan tali. Boneka dengan tali tersebut digunakan sebagai media bercerita kisah legenda ketika belum ada teknologi digital. Mengambil dari konsep yang sama, diciptakanlah film animasi 3d dengan berbagai macam style dan metode pembuatan yang ada saat ini.

Jenis Pembuatan Animasi 3D

Jenis pembuatan animasi 3d sendiri ada banyak. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu per satu.

1. Motion Capture

Teknik pertama dan yang paling banyak digunakan dalam industri perfilman saat ini adalah motion capture. Sederhananya, pembuatan animasi 3d menggunakan motion capture adalah dengan menangkap gerakan dari aktor asli yang kemudian dipresentasikan sebagai animasi 3 dimensi.

Contoh animasi yang dibuat dengan teknik motion capture bisa Anda lihat dalam film Marvel Guardian of the Galaxy. Gerakan dari karakter rakun yang bernama Rocket Raccoon dibuat dengan teknik motion capture.

Teknik yang sama juga digunakan dalam film Marvel yang lain, misalnya pembuatan animasi karakter Hulk, animasi Iron Man dan War Machine, Ant man, dan super hero lainnya.

2. 3D Modeling

3D modeling adalah jenis animasi 3 dimensi yang banyak digunakan untuk pembuatan game, arsitektur, dan produk komersial. Dengan cara ini, animator bisa membuat objek 3 dimensi dari bentuk sederhana. Misalnya dari objek kubus atau lingkaran yang kemudian dibentuk sesuai kebutuhan.

Ada beberapa cara membuat animasi 3d menggunakan teknik pembuatan model 3 dimensi. Namun 2 teknik yang paling terkenal adalah:

Pembuatan model 3 dimensi dari awal (raw modelling)

Memahat secara 3 dimensi (3D Sculpting)

Kedua teknik tersebut kemudian dikembangkan lagi dalam membuat objek 3 dimensi dalam berbagai macam style, misalnya low poly, high poly, HDR, hingga style anime seperti dalam animasi 2d.

3. Stop Motion

Selanjutnya ada teknik animasi 3d yang paling pertama dikenalkan di dunia, yaitu stop motion. Dengan jenis animasi yang satu ini, pembuat animasi tidak perlu menggunakan software untuk membuat objek 3d di dalam komputer. Sebab objek yang akan dijadikan animasi adalah benda asli apapun yang bisa bergerak.

Proses pembuatan animasi 3d dengan teknik stop motion agak mirip dengan animasi 2d. Sebab objek akan diambil per frame dengan cara difoto. Sebagai contoh, Anda ingin membuat animasi mobil bergerak maju. Cara membuatnya dengan stop motion adalah memfoto mobil tersebut ketika diam, ketika maju sedikit, kemudian ketika maju sedikit lagi, dan seterusnya.

Beberapa contoh film animasi 3d yang menggunakan stop motion adalah Shaun the Sheep dan Corpse Bridge

4. Claymation

Terakhir, teknik animasi 3d yang paling terkenal adalah claymation. Teknik ini juga mirip dengan stop motion, namun menggunakan clay alias tanah liat sebagai objeknya.

Karena tanah liat memiliki tekstur elastis dan bisa diubah ke berbagai macam bentuk, para pembuat animasi bisa membuat animasi dengan objek berbentuk apapun tanpa harus memiliki mainannya ataupun mempelajari software 3d animasi.

Pembuatan animasi dari claymation ini menggunakan konsep yang sama dengan stop motion, dimana animator akan memfoto setiap frame dari gerakan objek animasi tersebut.

Komentar